Surga Tersembunyi di Atas Gunung Rinjani

Terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Gunung Rinjani dikenal sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatera. Gunung Rinjani juga sangat terkenal di kalangan pencinta alam. Bukan tanpa alasan, gunung yang memiliki fungsi penting dalam kehidupan masyarakat Lombok ini sangat seru untuk dijelajahi. Keindahan Gunung Rinjani memang tiada duanya.

Selain menghadirkan panorama indah, Gunung Rinjani juga menawarkan petualangan menantang, yakni menemukan surga tersembunyi yang akan membuat adrenalin Anda terpacu sekaligus berdecak penuh kekaguman.

Mengeksplorasi Alam Gunung Rinjani, Pesona Danau Segara Anak

Untuk mengeksplorasi keindahan Gunung Rinjani ada dua jalur pendakian resmi yang paling sering dipilih, yakni jalur Senaru dan jalur Sembalun. Setiap jalur memberikan pengalaman yang berbeda.

Jalur Senaru merupakan trek yang biasa digunakan oleh masyarakat adat Lombok ketika hendak melaksanakan ritual keagamaan di Danau Segara Anak atau puncak Rinjani. Rute ini meliputi Senaru, Pelawangan Senaru, dan berakhir di Danau Segara Anak. Jalur Senaru sangat disukai pendaki karena tergolong mudah dan aman digunakan oleh pendaki pemula.

Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi deretan pohon rindang nan menjulang tinggi seakan menyentuh langit, bebatuannya pun tersusun dengan cantik. Suasana semakin syahdu takkala suara alam menyeru. Bunyi gemerisik dedaunan, kicau burung, dan jangkrik terdengar bagaikan melodi menenangkan, begitu damai.

Rasa lelah selama sepuluh jam berjalan dan kengerian ketika melewati tebing tinggi nan curam sirna begitu saja saat Anda mencapai Danau Segara Anak. Keindahannya begitu menghipnotis. Airnya biru, jernih, dan berkilau terkena pantulan matahari. Di tengah danau tampak Gunung Baru Rinjani yang tak kalah memesona. Sembari beristirahat sejenak, Anda dapat melakukan berbagai aktivitas menarik, seperti memancing. Setelah puas, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju puncak Rinjani melalui Pelawangan Sembalun.

Keindahan Tersembunyi di Balik Medan Terjal Menuju Puncak Rinjani

Meski jalur Sembalun tergolong gersang karena didominasi oleh padang savana, tetapi jalur tak kalah ramai dilalui pendaki. Ada dua rute yang ditawarkan, yakni Tujuh Bukit Penyesalan dan Sembilan Bukit Penderitaan. Mendaki melalui kedua rute ini cukup berat, selain panas, Anda pun akan dihadapkan pada jalur yang cukup terjal. Di sinilah tekad Anda diuji. Tak sedikit pendaki yang kehabisan tenaga bahkan hampir menyerah. Namun, semua penderitaan selama mendaki meluap begitu saja ketika kaki Anda menapaki puncak Rinjani.

Anda yang menginginkan keindahan Gunung Rinjani dari sisi lain dapat mencoba jalur tradisional, Torean. Rute ini menjadi alternatif bagi penduduk untuk mencapai Segara Anak atau Puncak Rinjani dengan cepat. Maklum saja, dari kedua jalur di atas, Torean paling pendek. Sayangnya, trek ini tidak cocok untuk pendaki pemula karena sangat ekstrem dan cukup berbahaya. Kendati demikian, rute Torean menawarkan sejuta pesona yang tak tertandingi. Bayangkan, selama perjalanan menuju Puncak Rinjani, Anda akan disuguhkan pemandangan yang memikat. Rute ini akan menampilkan eksotisme Gunung Rinjani, Sangkareang, dan Waja.

Bagi pendaki profesional menaklukan jalur Torean adalah mimpi terindah. Medannya sangat berat karena terdapat tiga jurang terjal yang mengarah ke sungai Kokoq Puteq. Jalur Torean terasa sangat spesial karena merupakan kombinasi antara hutan hujan tropis, sungai, sabana, bebatuan, dan gua. Rasakan pengalaman menegangkan saat melintasi kawasan hutan, melewati tepian lereng, menyebrangi aliran sungai, hingga memanjat tebing bebatuan nan curam. Perasaan puas tiada tara membuat Anda tidak mampu berkata-kata ketika sampai di atas Puncak Rinjani.

Inilah surga tersembunyi di atas Gunung Rinjani yang selalu membuat siapa pun terpikat oleh pesonanya. Anda akan terbius oleh keindahan yang terhampar luas di hadapan. Dari puncak ini, Anda dapat melihat dengan jelas seluruh sudut Pulau Lombok. Dari kejauhan tampak pula Pulau Bali dan Sumba. Terpaan angin yang lembut, langit biru terlihat begitu cantik dikelilingi kumpulan awan putih yang seakan dapat disentuh menjadikan kenangan yang tak akan terlupa. Setiap detik yang berlalu terasa cepat.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mengabadikan momen kemunculan sang mentari dari balik awan atau kala matahari kembali ke peraduan secara perlahan bagaikan di telan gumpalan awan. Perpaduan warna langit senja yang indah akan membuat Anda takjub.

Nikmati Keindahan Gunung Rinjani saat malam hari dengan beralaskan tikar, langit sebagai selimutnya, bintang sebagai penerang, dan suara alam sebagai lagu pengantar tidur. Dengan segala pesonanya, tak berlebihan rasanya bila Gunung Rinjani disebut sebagai salah satu gunung terindah. Sudah siap ke Lombok? Yuk, liburan!